kalau sedang di amsterdam……

 

Dari kota-kota yang saya singgahi di Eropa kemarin, di Amsterdam (Belanda)-lah saya merasa seperti berada “di rumah.” Mungkin karena saya sebelumnya pernah belajar bahasa dan budaya negara ini. Meskipun saya sudah lupa sebagian besar kosa-kata, saya seperti berada di tempat yang tidak asing bagi saya dan mendengarkan orang bercakap dengan bahasa yang sangat familiar.

ams-cool

Nah, ada beberapa hal yang diperhatikan ketika di kota ini. Ini diantaranya….

  • Cuaca penting bagi orang Belanda buat jadi topik pembicaraan. Selain topik olahraga, membicarakan “cuaca” adalah hal yang sangat penting bagi orang Amsterdam (Belanda pada umumnya). Saya baru benar-benar ngeh ketika saya sudah di Amsterdam. Tiga hari berada di kota ini, mendung dan hujan terus sepanjang hari. Udara juga dingin. Bayangin, apa masuk akal kalau udara di musim panas hanya 15C? Belum lagi angin yang berhemnbus membuat semuanya menjadi lebih dingin. :). Cuaca juga kadang-kadang sangat cepat berubah. Karena cuaca seperti ini, jangan heran ketika udara dan cuaca menjadi cerah, semua orang akan “praise” cuaca yang bagus itu. Ketika saya berada disana, saya baru benar-benar paham pentingnya cuaca. Kita yang berada di Indonesia mungkin tidak terlalu membicarakan cuaca sebagai hal yang penting (masih lebih penting nggunjingkan orang kayaknya, hehehehe), karena di negara kita, musim tidak terlalu berubah dengna ekstrimnya. Kita hanya mengenal dua musim: hujan dan kemarau. Tapi, dia kedua musim itu, masih saja kita dapat matahari, dan juga tetap panas… :)). Karena cuaca seperti ini, sejujurnya kita tidak terlalu mudah bersyukur pada cuaca yang bagus karena sudah kita anggap sebagai biasa.

ams-6

  • Kentang Kentang dan Kentang. Kentang atau dalam bahasa Belanda disebut ardapellen adalah makanan pokok bagi orang Belanda selain keju. Kita akan menjumpai sayuran umbi ini hampir di setiap makanan mereka. Ada hutspot, patat (kentang goreng), kroket, dan sebagainya. Kentang juga bahan makanan yang tahan sepanjang tahun, termasuk di musim dingin.
veggie hutspot

veggie hutspot

  • Bi/Polyglot. Di Amsterdam (atau di kota-kota lainnya di Belanda), tidak susah untuk berbicara dalam Bahasa Inggris dengan penduduk lokal. Hipotesisnya, karena Belanda negara yang kecil dan bahasa mereka digunakan oleh “sedikit” orang di dunia, perlulah bagi mereka untuk adjustment dan umumnya orang Belanda termasuk yang paling open minded di Eropa. Hampir semua orang yang saya temui di Amsterdam berbicara Bahasa Inggris dengan sempurna, hehehe.

    prooostttt!!

    prooostttt!!

  • Museum Museum Museum. Ibukota Belanda ini terkenal dengan surga bagi pecinta museum. Di kota yang super mungil ini, paling tidak ada sekitar 90 museum yang dikelola oleh pemerintah (Kerajaan Belanda) dan swasta. Dari semua jumlah itu, hanya tiga yang sempat saya kunjungi. Yaitu, Anne Frank House, Van Gogh, dan Rijkmuseum. Semuanya, bagussss banget. Anne Frank house sangat emosional karena di tempat inilah Anne Frank dan keluarganya bersembunyi dari kejaran NAZI. Di dalam diary-nya yang dikenal dengan nama “de Achter Huis”, Frank menceritakan dan menuangkan pemikirannya selama 2 tahun dalam persembunyiannya. Van Gogh menurut saya adalah museum yang sangat menarik. Sebelum masuk ke museum ini, saya berpikiran kalau Van Gogh itu aliran lukisannya selalu gelap mengingat depresi yang dia derita. Ternyata, banyak lukisan-lukisan Van Gogh sangat penuh dengan warna cerah. Terutama setelah dia kembali dari Perancis.the famous Rijk Museum
  • Brodjes Harring atau Sandwich dari ikan harring. Ikan harring (mentah) merupakan makanan yang sangat terkenal di Amsterdam. Harring adalah ikan yang diambil dari Laut Skandinavia. Menurut Eva, saya sudah lolos buat jadi “orang Belanda” karena saya sudah sedemikian menikmati makan ikan harring mentah yang dikasih roti dan pickles saja. Rasanya memang sangat enak bagi saya. Beneran… Ikan harring secara natural sudah agak asin, terus kemudian ditambah dengan acar yang rasanya manis. Erg lekker!!! I want some more!

herring broedjes

  • Albert Cuypt Market is the coolest market ever!!! Some of you may have known my interest to local/farmer markets. Di pasar inilah, says sebenarnya bisa kalap. Untungnya, saya traveler minimalist, jadinya kalau ingin beli apa-apa harus mikir berkali-kali lipatnya. Di pasar ini, dijual essential oil dengan harga sangat murah, barang-barang yang bagus, makanan enak, buah-buah segar, dan tentu saja keju yang bikin jakun saya naik-turun.

cheese cheese cheese in the coolest market ever!

  • Sepeda. Amsterdam terkenal dengan kota sepeda. Sepertinya, jumlah sepeda di Amsterdam lebih banyak dari jumlah penduduknya. Sudah jamak orang di Belanda memiliki sepeda lebih dari satu. Ini biasanya untuk orang-orang yang tinggal di luar kota. Biasanya, mereka akan memarkir sepeda mereka di stasiun, kemudian naik kereta, dan di tempat tujuan mereka juga akan naik sepeda ke tempat kerja mereka. Di Belanda, terjadi banyak pencurian sepeda di negeri ini.

bike bike bike

  • Canal. Amsterdam adalah kota kanal. Amsterdam adalah kota yang dikelilingi oleh air. Well, Amsterdam sendiri kotanya berada di bawah permukaan air laut. Oleh kota ini di-urug dan dibuatkan tanggul. Tapi, inilah yang membuat kota ini khas, dan indah.

Leave a Reply