because i crush on you, Dr. Reid

serius bingung kasih foto apa. tidak nyambung, hahaha.

serius bingung kasih foto apa. tidak nyambung, hahaha.

Bukan rahasia lagi kalau saya tergila-gila dengan Dr. Reid, agen FBI di serial Criminal Minds. Karena Dr. Reid-lah, saya rela menunggu season 11 tayang, wkwkwkw.

Gara-gara si Reid inilah, saya jadi sedikit “terobsesi” dengan FBI. Maksudnya, benar tidaknya kalau kerja FBI ya memang begitu. Selalu ada kasus. Naik jet ke lokasi kejadian. Kerja siang-malam sampai habis kopi bergelas-gelas. Mengejar pejahat. Kasus selesai, kembali ke Quantico dengan jet lagi. Keren yak… :)).

Nahhhhhhh… ketika ada dua agen FBI yang berbicara di satu sesi di kelas, inilah saat untuk bertanya. Kebetulan, waktu saya sampai di kelas, kelas belum mulai. Dua SSA (Supervisory Special Agent) sudah tiba di kelas. Satu cowok, satu cewek. Karena di kelas nyaris belum ada murid (ada satu orang lagi, dan juga terobsesi sama Criminal Minds), jadilah kita mendekati mereka berdua, dan mengeluarkan pertanyaan penasaran kita.

“Ohhhh.. tidak tidak… tidak seperti itu. Tidak seperti yang di tipi-tipi,”jawab si agen cewek. “Kadang memang ada seperti itu. Tapi itu jarang sekali….” Kemudian si cewek menceritakan kejadian yang memang menggambarkan seperti di tipi. “Saat itu, ada kecelakaan pesawat terbang di Mexico City. Biro (FBI) ditelpon dan diminta bantuan dari Mexico City. Kami diminta datang. Malam itu juga kami harus bergegas, dan kami naik jet…” Si cewek itu kemudian juga bercerita “heboh”nya adegan tiba-tiba harus pergi itu. Saat itu tengah malam. “Saya harus mempersiapkan keperluan anak saya. Juga, mengingatkan anak saya untuk memberi makan anjing. Benar-benar heboh…”

Dan, kalau kita juga melihat CSI atau NCIS, di masing-masing lembaga itu memiliki in-house autopsy. Jadi, kalau semisal ada korban begitu, otopsi tidak dilakukan di rumah sakit, tetapi di dalam markas CSI/NCIS. Ingat kan kita si Abigail selalu melakukan otopsi forensik baik untuk korban ataupun barang bukti bersama dengan si Duck. Sebenarnya, tidak seperti itu. Tidak ada fasilitas se-wah itu. Tetap saja otopsi korban dilakukan di rumah sakit terdekat, hehehe.

Tapi jangan salah, dengan apa yang dilakukan di Hollywood itu, FBI mampu mendongkrak popularitas FBI. “Ribuan orang datang untuk mendaftar dan masuk ke academy,” jelas si cowok. Ah, mungkin orang berpikiran, sangat keren kiranya kerja di FBI (ya memang kerenlah…), catching bad people. Beneran lho… dan dua agen ini bercerita banyak tentang kasus-kasus yang mereka bongkar. Yang tidak bisa saya share disini cerita-cerita mereka karena “confidential.”

Kalau sudah tahu sebenarnya kisah yang terlalu dibesar-besarkan, apakah saya tetap tergila-gila sama si Dr. Reid? Jawabannya ya itulah.. cuteness overloads!!! hahaha. emberrrrr.

Leave a Reply